STRATEGI PENGEMBANGAN KOMODITAS PERKEBUNAN BERBASIS DAYA DUKUNG LAHAN DI KABUPATEN MAJENE

Fatmawaty Fatmawaty, Dwi Putro Tejo Baskoro, Widiatmaka Widiatmaka

Abstract


Kemampuan lahan merupakan potensi lahan untuk penggunaan berbagai sistem pertanian secara umum untuk penggunaan lahan berkelanjutan. Kemampuan lahan adalah salah satu metode untuk mengetahui daya dukung lahan. Kabupaten Majene merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Sulawesi Barat yang sebagian besar mata pencaharian penduduknya adalah sebagai petani. Komoditas pertanian seperti perkebunan dianggap sangat membantu perekonomian masyarakat, tetapi penurunan produktivitas perkebunan mengakibatkan dampak negatif bagi pendapatan masyarakat. Kegiatan pertanian selalu ditandai dengan pembukaan lahan baru. Oleh karena itu, jika aktivitas pertanian mengabaikan kemampuan lahan maka lahan akan menjadi rusak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian penggunaan lahan dengan kemampuan lahan dan RTRW dan menyusun strategi pengembangan komoditas unggulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 4 kelas kemampuan lahan dan 12 sub-kelas kemampuan lahan dengan faktor pembatas dominan adalah lereng. Sebagian penggunaan lahan di beberapa area tidak cocok dengan kemampuan lahannya yaitu sebesar 28%, sedangkan ketidakcocokan penggunaan lahan dengan RTRW jauh lebih sedikit, yakni 14,8%. Strategi yang diharapkan dapat meningkatkan komoditas perkebunan adalah menjaga kesuburan tanah, pengendalian hama terpadu, penerapan pola tanam, meningkatkan kualitas sumber daya petani, meningkatkan peran penyuluh, pembangunan dan perbaikan infrastruktur serta manajemen panen/pasca panen.
Kata kunci: Strategi pengembangan komoditas, kemampuan lahan, komoditas unggulan

ABSTRACT
Land capability is potentials land for uses of various agricultural systems for general sustainable land uses. Land capability is one of methods to determine carrying capacity of land. Majene Regency is one of regencies in West Sulawesi Province with major of livelihoods is as farmers. Agricultural commodities especially plantation is very important for the people‟s welfare in this area, but the decrease in productivity have negative impacts to the farmers‟ income. Agricultural activities always be marked with opening new land. Therefore, if land capability ignored then the land will be degraded. This research aims to evaluate conformity of the existing land use and land capability with spatial planning (RTRW) and to arrange a leading community development strategy. The results showed that land has four capability classes and twelve capability sub-classes with slope concerns as the dominant limiting factor. The land uses in some areas do not match with their land capabilities accounted for 28%, while unconformity land uses to spatial planning (RTRW) is far less, accounted for 14,8%. The strategies to increase the plantation commodities are by maintaining soil fertility, integrated pest management, implementation of cropping patterns, development of farmer resource, development role of agricultural extension agents, development and improvement of infrastructure and management of harvest and postharvest.
Keywords : commodity development strategy, land capability, leading commodity


Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract view : 141 times
PDF - 317 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 MAJALAH ILMIAH GLOBE

Majalah Ilmiah Globe Indexed by:

Copyright of Majalah Ilmiah Globe

Creative Commons License