TINGKAT OPTIMAL PENGELOLAAN SUMBERDAYA IKAN KERAPU DI PERAIRAN KEPULAUAN SERIBU, DKI JAKARTA

Yesi Dewita Sari, Benny Osta Nababan

Abstract


Penelitian ini bertujuan mengetahui jumlah hasil tangkapan ikan kerapu yang optimal dengan menggunakan analisis dinamis. Penelitian dilakukan di wilayah Kepulauan Seribu meggunakan data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan nelayan yang melakukan penangkapan ikan kerapu dengan menggunakan alat tangkap pancing dan bubu. Data sekunder diperoleh dari kantor kecamatan, bupati dan Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan DKI Jakarta. Data sekunder dianalisis selama 14 tahun mulai tahun 1990 sampai tahun 2004. Model surplus produksi CYP untuk pendugaan parameter biologi dan analisis dinamis untuk pendugaan tingkat optimal. Dengan menggunakan analisis dinamis (social discount rate = 8,61%), tingkat optimal pengelolaan sumberdaya ikan kerapu di perairan Kepulauan Seribu DKI Jakarta adalah pada tingkat upaya penangkapan 107 unit setara dengan bubu, jumlah hasil tangkapan 37,38 ton per tahun dan manfaat ekonomi 892 juta rupiah per tahun. Tingkat pemanfaatan yang dilakukan oleh nelayan baik dilihat dari jumlah alat tangkap yang digunakan maupun hasil yang didaratkan telah menunjukkan kondisi tangkap lebih sehingga diperlukan kebijakan pemerintah untuk membatasi tingkat pemanfaatan sumberdaya ikan kerapu tersebut.

Kata kunci: Pengelolaan Optimal, Kepulauan Seribu, Kerapu, Analisis DinamisĀ 

ABSTRACT

This research was aimed to known groupers optimal exploitation using dynamic analysis. The research was conducted in Seribu Islands using primary and secondary data. Primary data were collected from by interviewing fisherman using hook line and trap to catch fishes. While secondary data were collected from sub district, district and marine, fisheries and animal husbandry agency of DKI Jakarta Province. Data series of 1990 to 2004 were also analyzed. Surplus production model which was developed by Clark, Yoshimoto and Pooley (CYP) was used to estimated biology parameters and dynamic analysis to estimated optimal exploitation rate. Optimal exploitation of groupers fishery management were 107 unit fishing effort, 37,38 ton per year productions and Rp 892.000.000 economic rent per year based on 8,61 % of social discount rate. Exploitation rate by fishermen seen from the number of equipments used and the number of fishes caught in Seribu Islands had indicated over exploitation so that government policy to limit the fishing effort should be imposed.

Keyword: Management Optimal, Seribu Islands, Grouper, Dynamic Analysis


Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract view : 246 times
PDF - 232 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 MAJALAH ILMIAH GLOBE

Majalah Ilmiah Globe Indexed by:

Copyright of Majalah Ilmiah Globe

Creative Commons License