ANALISIS KETERSEDIAAN RUANG TERBUKA HIJAU DENGAN NDVI MENGGUNAKAN CITRA SATELIT WORLDVIEW 2 DI KOTA YOGYAKARTA

Ika Kristina Noviyanti, Muhammad Sani Roychansyah

Abstract


Peningkatan jumlah penduduk di kota berimplikasi pada pengelolaan ruang perkotaan yaitu penyediaan ruang terbuka hijau (RTH). Peraturan Mentri Pekerjaan Umum Nomor 05/PRT/M/2008 tentang Pedoman Penyediaan dan Pemanfaatan RTH di Kawasan Perkotaan, mengindikasikan perlunya ketersediaan RTH baik secara kuantitas maupun kualitas di wilayah urban. Terdapat penelitian yang menyebutkan bahwa terdapat penurunan kuantitas RTH di beberapa kota termasuk diantaranya Kota Yogyakarta. Pengukuran ketersediaan RTH dengan memanfaatkan teknologi fotogrametri dan penginderaan jauh, selama ini menggunakan berbagai macam metode dan citra satelit dengan resolusi spasial yang beragam. Pada penelitian ini digunakan citra resolusi tinggi yaitu citra WorldView-2 yang belum pernah dipakai dalam penelitian sejenis. Analisis dengan Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) sesuai rekomendasi beberapa penelitian sebelumnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ketersediaan RTH di Kota Yogyakarta sebagai salah satu variabel kota sehat. Hasil identifikasi RTH pada WorldView-2 tahun 2015 dengan analisis NDVI mampu memberikan deteksi area vegetasi secara lengkap, cepat dan akurat. Berdasarkan hasil analisis NDVI dapat dilihat bahwa RTH berada pada kelas dengan kerapatan vegetasi sedang dan tinggi yaitu sejumlah 3,57 km2 atau 10,98% dari seluruh luas area. Kecamatan dengan luasan RTH terbesar berada di Umbulharjo dan luasan RTH terkecil ada di Pakualaman. Ketersediaan ruang terbuka hijau di Kota Yogyakarta belum memenuhi ketentuan luasan ruang terbuka hijau untuk setiap penduduk yaitu baru seluas 8,64 m2/jiwa.

Keywords


Ruang Terbuka Hijau, NDVI, WorldView-2

Full Text:

PDF

References


Afriyanti, H. N., Awaluddin, M., & Sabri, L. (2014). Analisis Ruang Terbuka Hijau Kota Semarang Dengan Menggunakan Sistem Informasi Geografis. Jurnal Geodesi Undip, 3(1), 289-299.

Anguluri, R., & Narayanan, P. (2017). Role of Green Space in Urban Planning: Outlook Towards Smart Cities. Urban Forestry & Urban Greening, 25, 58– 65

BPS. (2018). Kota Yogyakarta Dalam Angka 2018. Yogyakarta: BPS Kota Yogyakarta.

Budiman, A., Sulistyantara, B., & Zain, A. F. (2014). Deteksi Perubahan Ruang Terbuka HIjau pada 5 Kota Besar di Pulau Jawa (Studi Kasus : DKI Jakarta, Kota Bandung, Kota Semarang, Kota Yogyakarta, dan Kota Surabaya). Jurnal Lanskap Indonesia, 6(1), 7-15.

Digitalglobe. (2018). satellite information. Retrieved from www.digitalglobe.com

Febrianti, N., Ayu, K., & Sofan, P. (2014). Analisis Citra Satelit Penginderaan Jauh untuk Mengidentifikasi Ruang Terbuka Hijau di Daerah Perkotaan. Bunga Rampai Pemanfaatan Data Penginderaan Jauh untuk Pemantauan, Deteksi, dan Kajian Lingkungan : Jakarta: Maxymum.

Indraputra, A., & Hidayat, I. N. (2016). Pemanfaatan Citra Penginderaan Jauh untuk Pemetaan Ketersediaan Ruang Terbuka Hijau dan Tingkat Kenyamanan di Sebagian Kota Semarang. Jurnal Bumi Indonesia, 5(1).

Li, F., Kustas, W. P., Anderson, M. C., Prueger, J. H., & Scott, R. L. (2008). Effect of Remote Sensing Spatial Resolution on Interpreting Tower-Based Flux Observations. Remote Sensing of Environment, 112(2), 337-349.

Mentri Pekerjaan Umum (2008). Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor : 5/PRT/M/2008 Tentang Pedoman Penyediaan Dan Pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau Di Kawasan Perkotaan. Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum.

Myneni, R. B., & Williams, D. L. (1994). On The Relationship between FAPAR and NDVI. Remote Sensing of Environment, 49(3), 200-211.

NASA. (2018). Measuring Vegetation. Retrieved from https://earthobservatory.nasa.gov/Featrures/Meas uringVegetation/measurig_vegetatio_2.php

Perloff, H. S. (2015). The Quality of the Urban Environment : Essay on "New Resources" in an Urban Age. Washington D.C.: Resources For The Future, Inc.

Putra, E. H. (2012). Analisis Kebutuhan Ruang Terbuka Hijau Berdasarkan Pendekatan Kebutuhan Oksigen menggunakan Citra Satelit EO-1 ALI (Earth Oserver-1 Advanced Land Imager) di Kota Manado. Earth Observer, 1, 41-54.

Sinaga, S. H., Suprayogi, A., & Haniah, H. (2018). Analisis Ketersediaan Ruang Terbuka Hijau Dengan Metode Normalized Difference Vegetation Index dan Soil Adjusted Vegetation Index Menggunakan Citra Satelit Sentinel-2A (Studi Kasus: Kabupaten Demak). Jurnal Geodesi Undip, 7(1), 202-211.

Sugandhy, A., & Hakim, R. (2007). Prinsip Dasar Kebijakan Pembangunan Berkelanjutan Berwawasan Lingkungan. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Utami, S. A., Suharyadi, & Iswari, N. H. (2012). Penentuan Lokasi RTH Daerah Permukiman di Sebagian Kota Bekasi Menggunakan Aplikasi PJ dan SIG. Jurnal Bumi Indonesia, 1(3).

WHO. (2003). Healthy Cities Techical Working Group: Phase IV of the WHO Healthy Cities Network in Europe_ Goals and Requirements. Copenhagen: WHO.

WHO. (2016). Urban Green Spaces and Health.

Wicaksono, R. A., & Zuharnaen, Z. (2017). Pemanfaatan Citra Penginderaan Jauh Resolusi Tinggi dan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk Menentukan Lokasi Prioritas Pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Surakarta. Jurnal Bumi Indonesia, 6(3).

Yusof, M. (2012). Identifying Green Spaces in Kuala Lumpur Using Higher Resolution Satellite Imagery. Alam Cipta, International Journal of Sustainable Tropical Design Research and Practice, 5(2), 93106.

Zavaleta, E. S., Thomas, B. D., Chiariello, N. R., Asner, G. P., Shaw, M. R., & Field, C. B. (2003). Plants Reverse Warning Effect on Ecosystem Water Balance. Proceedings National Academy of Science, 100(17), 9892-893.




DOI: http://dx.doi.org/10.24895/MIG.2019.21-2.950

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 MAJALAH ILMIAH GLOBE

Majalah Ilmiah Globe Indexed by:

Copyright of Majalah Ilmiah Globe

Creative Commons License