PEMETAAN EROSI DI WILAYAH KABUPATEN SITUBONDO

Muhammad Kholilur Rohman, Indarto Indarto, Marga Mandala

Abstract


Sebagian besar lahan di wilayah Kabupaten Situbondo, merupakan lahan sub-optimal kering. Prediksi erosi secara menyeluruh dan mencakup wilayah yang cukup luas diperlukan sebagai dasar perencanaan dan tindakan konservasi sumber daya lahan dan air. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengklasifikasikan Tingkat Bahaya Erosi (TBE) di wilayah Kabupaten Situbondo. Model USLE dan GIS digunakan sebagai tool utama dalam penelitian ini. Input data penelitian adalah peta digital, yang terdiri dari layer data hujan, jenis tanah, peruntukan lahan, dan data ASTER GDEM2. Adapun tahapan dalam penelitian meliputi (1) inventarisasi dan pengolahan data, (2) interpretasi faktor erosi (R, K, LS, CP), dan (3) menghitung dan mengklasifikasikan TBE. Faktor erosivitas (R) dihitung dari interpretasi data hujan tahunan. Faktor erodibilitas tanah (K) ditentukan dari analisis peta jenis tanah. Faktor panjang dan kemiringan lereng (LS) dihitung berdasarkan data ASTER GDEM2. Faktor pengelolaan tanaman dan tindakan konservasi (CP) ditentukan dari peta tata guna lahan. Peta tata guna lahan dihasilkan dari Peta Rupa Bumi Indonesia digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata laju erosi di wilayah Kabupaten Situbondo sebesar 73,37 ton/ha/tahun. Sekitar 65,60% dari luas wilayah Situbondo berada pada kelas TBE sangat ringan (0-15 ton/ha/tahun), 9,74% berada pada kelas ringan (15-60 ton/ha/tahun), 11,50% berada pada kelas sedang (60-180 ton/ha/tahun), dan 8,45% dari luas keseluruhan berada pada kelas berat (180-480 ton/ha/tahun). Hanya, sekitar 4,70% dari luas wlayah tergolong pada kelas sangat berat (>480 ton/ha/tahun).Upaya konservasi perlu direncanakan secara paralel dengan aktivitas peningkatan produktivitas lahan sub-optimal kering di wilayah Kabupaten Situbondo.

 

Sebagian besar lahan di wilayah Kabupaten Situbondo, merupakan lahan sub-optimal kering. Prediksi erosi secara menyeluruh dan mencakup wilayah yang cukup luas diperlukan sebagai dasar perencanaan dan tindakan konservasi sumber daya lahan dan air. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengklasifikasikan Tingkat Bahaya Erosi (TBE) di wilayah Kabupaten Situbondo. Model USLE dan GIS digunakan sebagai tool utama dalam penelitian ini. Input data penelitian adalah peta digital, yang terdiri dari layer data hujan, jenis tanah, peruntukan lahan, dan data ASTER GDEM2. Adapun tahapan dalam penelitian meliputi (1) inventarisasi dan pengolahan data, (2) interpretasi faktor erosi (R, K, LS, CP), dan (3) menghitung dan mengklasifikasikan TBE. Faktor erosivitas (R) dihitung dari interpretasi data hujan tahunan. Faktor erodibilitas tanah (K) ditentukan dari analisis peta jenis tanah. Faktor panjang dan kemiringan lereng (LS) dihitung berdasarkan data ASTER GDEM2. Faktor pengelolaan tanaman dan tindakan konservasi (CP) ditentukan dari peta tata guna lahan. Peta tata guna lahan dihasilkan dari Peta Rupa Bumi Indonesia digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata laju erosi di wilayah Kabupaten Situbondo sebesar 73,37 ton/ha/tahun. Sekitar 65,60% dari luas wilayah Situbondo berada pada kelas TBE sangat ringan (0-15 ton/ha/tahun), 9,74% berada pada kelas ringan (15-60 ton/ha/tahun), 11,50% berada pada kelas sedang (60-180 ton/ha/tahun), dan 8,45% dari luas keseluruhan berada pada kelas berat (180-480 ton/ha/tahun). Hanya, sekitar 4,70% dari luas wlayah tergolong pada kelas sangat berat (>480 ton/ha/tahun).Upaya konservasi perlu direncanakan secara paralel dengan aktivitas peningkatan produktivitas lahan sub-optimal kering di wilayah Kabupaten Situbondo.

 


Keywords


prediksi; erosi; USLE; Situbondo

Full Text:

PDF

References


Alewell, C., Borrelli, P., Meusburger, K., & Panagos, P. (2019). Using the USLE: Chances, challenges and limitations of soil erosion modelling. International Soil and Water Conservation Research. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.iswcr.2019.05.004

Arsyad, S. (1989). Konservasi Tanah dan Air (2nd ed.). Bogor, Indonesia: IPB Press.

Badan Informasi Geospatial. (2020). Indonesia Geospatial Portal. Retrieved April 5, 2020, from https://tanahair.indonesia.go.id/portal-web

Belasri, A., & Lakhouili, A. (2016). Estimation of Soil Erosion Risk Using the Universal Soil Loss Equation ( USLE ) and Geo-Information Technology in Oued El. Journal of Geographic Information System, 8(February), 98–107. https://doi.org/10.4236/jgis.2016.81010

BPS Situbondo. (2017). Situbondo dalam Angka tahun 2017. Retrieved from https://situbondokab.bps.go.id/publication/2017/08/12/b541bc6f69c1aea85fcfffb4/kabupaten-situbondo-dalam-angka-2017.html

Chandramohan, T., Venkatesh, B., & Balchand, A. N. (2015). Evaluation of Three Soil Erosion Models for Small Watersheds. Aquatic Procedia, 4, 1227–1234. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.aqpro.2015.02.156

Devatha, C. P., Deshpande, V., & Renukaprasad, M. S. (2015). Estimation of Soil loss Using USLE Model for Kulhan Watershed, Chattisgarh- A Case Study. Aquatic Procedia, 4, 1429–1436. https://doi.org/10.1016/j.aqpro.2015.02.185

Direktorat Kehutanan dan Konservasi SDA. (2012) Analisa perubahan penggunaan lahan di ekosistem das dalam menunjang ketahanan air dan ketahanan pangan (Studi Kasus DAS Brantas). Retrieved from file:///D:/00_Mendeley(01)_Jurnal/00_RefJurnal/20_Bappenas_2012.pdf

Farhan, Y., & Nawaiseh, S. (2015). Spatial assessment of soil erosion risk using RUSLE and GIS techniques Spatial assessment of soil erosion risk using RUSLE and GIS techniques. Environmental Earth Sciences, (March 2016). https://doi.org/10.1007/s12665-015-4430-7

Ganasri, B. P., & Ramesh, H. (2016). Assessment of soil erosion by RUSLE model using remote sensing and GIS - A case study of Nethravathi Basin. Geoscience Frontiers, 7(6), 953–961. https://doi.org/10.1016/j.gsf.2015.10.007

Gashaw, T., Tulu, T., & Argaw, M. (2018). Erosion risk assessment for prioritization of conservation measures in Geleda watershed, Blue Nile basin, Ethiopia. Environmental Systems Research. Retrieved from file:///D:/00_Mendeley(01)_Jurnal/Folder_USLE/01_Rusle_priorization.docx

Godone, D., & Stanchi, S. (2011). Soil Erosion Studies. (D. Godone, Ed.). InTech. https://doi.org/10.5772/1820

Gunadi, S. & Sudyastuti, T. (2005). (2005). Dinamika Ketersediaan Bahan Organik dari Residu Pupuk Pupuk Hijau Daun dan Kompos Dalam Kaitannya Dengan Fisik Tanah Pasiran di Lahan Pantai. Jurnal Tanah Dan Lingkungan, 6, 70–74.

Indarto, I. (2013a). Analisis Geostatistik. Graha Ilmu, Yogyakarta.

Indarto, I. (2013b). Variabilitas Spasial Hujan Harian di Jawa Timur. Jurnal Teknik Sipil, 20(2), 107–120. Retrieved from http://journals.itb.ac.id/index.php/jts

Jazouli, A. El, Barakat, A., Ghafiri, A., Moutaki, S. El, & Ettaqy, A. (2017). Soil erosion modeled with USLE , GIS , and remote sensing : a case study of Ikkour watershed in Middle Atlas ( Morocco ). Geoscience Letters. https://doi.org/10.1186/s40562-017-0091-6

Laflen, J. M., & Flanagan, D. C. (2013). The development of U. S. soil erosion prediction and modeling. International Soil and Water Conservation Research, 1(2), 1–11. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/S2095-6339(15)30034-4

Morgan, R. P. C. (2005). Soil Erosion and Conservation (third edition). Retrieved from file:///D:/00_Mendeley(01)_Jurnal/00_RefJurnal/24_Morgan_2005_Soil ErosionAndConservation.pdf

Munir, M. (1996). Tanah-tanah Utama Indonesia. Jakarta, Indonesia: Dunia Pustaka Jaya.

Novotný, I., Žížala, D., Kapička, J., Beitlerová, H., Mistr, M., Kristenová, H., & Papaj, V. (2016). Adjusting the CPmaxfactor in the Universal Soil Loss Equation (USLE): areas in need of soil erosion protection in the Czech Republic. Journal of Maps, 12, 58–62. https://doi.org/10.1080/17445647.2016.1157834

Parveen, R., & Kumar, U. (2012). Integrated Approach of Universal Soil Loss Equation (USLE) and Geographical Information System (GIS) for Soil Loss Risk Assessment in Upper South Koel Basin, Jharkhand. Journal of Geographcal System, 4, 588–596. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.4236/jgis.2012.46061.

Pásztor, L., Waltner, I., Centeri, C., Belenyesi, M., & Takacs, K. (2016). Soil Erosion of Hungary Assessed by Spatially Explicit Modelling. Journal of Maps., 12, 407–414. https://doi.org/https://doi.org/10.1080/17445647.2016.1233913.

Pham, T. G., Degener, J., & Kappas, M. (2018). Integrated universal soil loss equation (USLE) and Geographical Information System (GIS) for soil erosion estimation in A Sap basin: Central Vietnam. International Soil and Water Conservation Research, 6(2), 99–110. https://doi.org/10.1016/j.iswcr.2018.01.001

Rao, E., Xiao, Y., Ouyang, Z., & Yu, X. (2015). National assessment of soil erosion and its spatial patterns in China. Ecosystem Health and Sustainability, 1(4), art13–art13. https://doi.org/10.1890/EHS14-0011.1

Saiya, H. G., Dibyosaputro, S., & Santosa, S. H. B. (2016). USLE Estimation for Potential Erosion at Wae Heu Watershed and Wae Tonahitu Watershed, Ambon Island, Indonesia. Indonesian Journal of Geography, 48(2), 191–205. https://doi.org/https://doi.org/10.22146/ijg.17619

Sitorus, S. R. P., & Pravitasari, A. E. (2017). Land Degradation and Landslide in Indonesia Main Function of Land. Sumatra Journal of Disaster, Geography and Geography Education, 1(2), 61–71. Retrieved from file:///D:/00_Mendeley(01)_Jurnal/00_RefJurnal/SitorusNAndrea_2012.pdf

Smith, H. J. (1999). Application of Empirical Soil Loss Models in southern Africa: a review. South African Journal of Plant and Soil, 16(3), 158–163. https://doi.org/10.1080/02571862.1999.10635003

Sunartomo, A. F. (2011). Inventarisasi dan sebaran lahan kritis di kabupaten situbondo, 5(1), 12–22. Retrieved from file:///D:/10_Skripsi_2/00_Manual/00_JurnalAgrivita/06_Jurnal_MGI_KabSitubondo/01_RefJurnal_MIG_KabSitubondo/22_SunartomoSItubondo_2011.pdf

Teh, S. H. (2011). Soil erosion modeling using RUSLE and GIS on Cameron Highlands, Mlaysia for hydropower development. RES | The School for Renewable Energy Science. Retrieved from https://www.engr.colostate.edu/~pierre/ce_old/Projects/linkfiles/Thesis Soo Huey Teh.pdf

Wischmeier, W. H., & Smith, D. D. (1978). Predicting rainfall erosion losses: A guide to conservation planning. U.S. Department of Agriculture Handbook No. 537 (Agricultur.).




DOI: http://dx.doi.org/10.24895/MIG.2020.22-1.989

Article Metrics

Abstract view : 85 times
PDF - 49 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 MAJALAH ILMIAH GLOBE

Majalah Ilmiah Globe Indexed by:

Copyright of Majalah Ilmiah Globe

Creative Commons License