KAJIAN TEKNIK STEREO PLOTTING PADA FOTO UDARA FORMAT KECIL UNTUK MENGHASILKAN DATA DTM

Harintaka Harintaka

Abstract


Pada fotogrametri, untuk menghasilkan data Digital Terrain Model (DTM) dari foto udara dilakukan dengan cara stereo plotting. Ada dua cara stereo plotting, cara interaktif dan otomatis. Cara interaktif memerlukan waktu yang lama bagi operator untuk melihat dan mendeliniasi dalam ruang 3D untuk menghasilkan posisi tiga dimensi (3D) objek dalam sistem koordinat tanah. Cara otomatis adalah melakukan proses stereo matching  dengan salah satunya menggunakan algoritma korelasi silang. Pada cara otomatis ini, setiap pasangan foto stereo diidentifikasi objek yang sama secara otomatis, kemudian dihitung koordinat 3D-nya menggunakan persamaan space intersection. Penelitian ini mengkaji penggunaan kedua teknik tersebut pada Foto Udara Format Kecil (FUFK) untuk menghasilkan data DTM dan dibandingkan hasilnya. Pada penelitian ini digunakan satu blok pemotretan udara yang terdiri dari lima jalur terbang, dengan setiap jalur terdiri dari 40 foto. Setelah dilakukan hitungan triangulasi udara, pasangan – pasangan foto stereo dipilih dan dibentuk epipolar image. Kemudian proses stereo plotting secara interaktif dan otomatis diterapkan dan dibandingkan hasilnya. Hasil kajian menunjukkan data DTM yang dihasilkan antara teknik stereo plotting interaktif dan otomatis adalah mirip, tetapi tidak identik. Ini terjadi terutama di daerah campuran dengan tajuk pohon rapat. Keunggulan teknik stereo plotting interaktif adalah hasil sangat akurat dan tanpa memerlukan tahapan editing lagi, sedangkan teknik otomatis adalah kecepatan proses tetapi masih memerlukan editing.


Keywords


stereoplotting interaktif; otomatis; kamera non metrik; foto udara format kecil; paralaks; foto stereo; epipolar foto

Full Text:

PDF

References


Ackermann, F. (1996). Techniques and Strategies for DEM Generation. In Digital Photogrammetry: An Addendum to the Manual of Photogrammetry. ASPRS.

Anggraini, H. N. S., & Harintaka. (2015). Kajian Akurasi Dem Hasil Stereo plotting Interaktif Foto Udara Format Kecil. 1–8.

Eisenbeiß, H. (2009). UAV Photogrammetry. Institut für Geodäsie und Photogrammetrie, ETH Zurich.

Graham, R., & Koh, A. (2002). Digital Aerial Survey: Theory and Practice (1 edition). Whittles Publishing.

Habib, A. (1997). Advanced Topics in Photogrammetry: Photogrammetric Bundle Adjustment. Department of Geomatics Engineering, Sculich School of Engineering, University of Calgary.

Harintaka. (2010). Permasalahan Ekstraksi Tinggi Secara Otomatis Pada Foto Udara Format Kecil Pada Daerah Campuran. Kongres Dan PIT MAPIN Tahun 2010. https://mapin.wordpress.com/2010/08/09/pit-dan-kongres-mapin-th-2010/

Heno, R., & Egels, Y. (2002). Digital Photogrammetric Workstations. In Y. Egels & M. Kasser (Eds.), Digital Photogrammetry (1st ed.). Taylor & Francis.

Konecny, G. (2014). Geoinformation Remote Sensing, Photogrammetry, and Geographic Information Systems (2nd ed.). Taylor & Francis Group.

Linder, W. (2006). Digital Photogrammetry: A Practical Course (2nd ed.). Springer-Verlag Berlin Heidelberg.

Luhmann, T., Robson, S., Kyle, S., & Harley, I. (2011). Close Range Photogrammetry. Whittles Publishing.

Paparoditis, N., & Dissard, O. (2002). 3D Data Acquisition From Visible Images. In Digital Photogrammetry (1st ed., pp. 168–220).

Pranadita, S., & Harintaka. (2013). Pembuatan Model Elevasi Digital dari Stereo plotting Interaktif Foto Udara Format Sedang dengan Kamera Digicam. Jurnal Ilmiah Geomatika, 19(2), 101–105. http://jurnal.big.go.id/index.php/GM/issue/view/6

Radiastuti, A. R., Harintaka, & Djurdjani. (2016). Ketelitian Posisi Hasil Stereo plotting Interaktif dan Otomatis Pada Foto Udara Hasil Pemotretan dengan Wahana UAV. Forum Ilmiah Tahunan Ikatan Surveyor Indonesia Dan CGISE 2016, 378–383. https://www.isi.or.id/papermakalah/

Schenk, T. (1996). Automatic Generation of DEM. In C.

Greve (Ed.), Digital Photogrammetry: An Addendum to the Manual of Photogrammetry (4th ed., p. 260). ASPRS.

Schenk, T. (1999). Digital Photogrammetry: Vol. I: Background, Fundamentals, Automatic Orientation Produceres. TerraScience.

Tempfli, K. (2001). Digital Terrain Relief Modelling. ITC.

Warner, W. S., Graham, R. W., & Read, R. E. (1996). Small Format Aerial Photography. Whittles Publishing.




DOI: http://dx.doi.org/10.24895/JIG.2020.26-2.1171

Article Metrics

Abstract view : 98 times
PDF - 50 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 GEOMATIKA

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Geomatika Indexed by:

 

Copyright of Geomatika