EVALUASI LAHAN PERMUKIMAN TRANSMIGRASI POLA LAHAN KERING MENGGUNAKAN AUTOMATED LAND EVALUATION SYSTEM (ALES)

Widiatmaka Widiatmaka, S.P. Mulia, M Hendrisman

Abstract


Sumberdaya lahan di Indonesia sangat beragam, dengan tingkat kesesuaian lahan untuk berbagai komoditas yang beragam pula. Karena itu, diperlukan perencanaan penggunaan lahan –termasuk di lahan-lahan daerah transmigrasi- untuk menjamin pola budidaya yang paling sesuai secara fisik dan memberikan hasil yang optimal secara ekonomis. Evaluasi lahan merupakan salah satu cara untuk mengidentifikasi komoditas yang paling cocok untuk diushakan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi lahan fisik dan ekonomik di lokasi transmigrasi Rantau Pandan SP-2, Provinsi Jambi menggunakan sistem evaluasi lahan otomatis (Automated Land Evaluation System (ALES). Hasil evaluasi kemudian digunakan untuk merekomendasikan penggunaan lahan yang paling sesuai secara fisik maupun ekonomik di lokasi transmigrasi lahan kering. Hasil studi menunjukkan bahwa dominasi kelas kesesuaian lahan untuk 9 (sembilan) komoditi adalah S3. Pembatas yang paling dominan adalah bahaya erosi dan retensi hara. Pembatas yang dominan pada kesesuaian lahan adalah bahaya erosi, ketersediaan air dan temperatur. Hasil evaluasi lahan ekonomi menunjukkan bahwa secara umum komoditas yang paling menguntungkan untuk diusahakan pada kesesuaian lahan ini adalah tomat. Rekomendasi yang diberikan berdasarkan hasil analisis tidak selalu sejalan dengan peruntukan lahan pada pola transmigrasi lahan kering. Meskipun demikian, hasil ini disarankan untuk diterapkan, baik dengan pertimbangan konservasi lahan maupun pertimbangan keuntungan ekonomi dan kesejahteraan petani.

Kata Kunci: Kesesuaian lahan, pemetaan, pertanian lahan kering, transmigrasi

ABSTRACT

Land resources in Indonesia are highly variable in the term of their suitability to support the cultivation of commodities. To that end, landuse planning -including in transmigration area- is needed to ensure the utilization of the most appropriate pattern of cultivation, which gives the highest yield biophysically, and economically profitable. Land evaluation is a method to identify the suitability of land for various use. This study aimed to physically and economically evaluate land suitability of transmigration settlement units for different commodities by using Automated Land Evaluation System (ALES). The evaluation results are then used to recommend the most appropriate commodity, either physically and economically, on dry land transmigration site. The study was conducted in Rantau Pandan SP-2, Jambi Province.This studyintegratedArc-View GIS with ALES and expert knowledgein land suitability analysis. The results showed that in the nineobserved agricultural commodities, the land suitability dominant class isS3 (marginally suitable), with erosion and nutrient retention as the most dominant limiting factors. Recommendations weregiven based on the analysis results, which were not always in line with the pattern of land use on dry land transmigration. Nonetheless, these results are suggested to be applied, either byconsidering land conservationor considering economic benefit and welfare of the farmers.

Keywords: Land suitability, mapping, dryland farming, transmigration site

Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract view : 356 times
PDF - 696 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2015 JURNAL ILMIAH GEOMATIKA

Geomatika Indexed by:

 

Copyright of Geomatika