VALIDASI HOTSPOT MODIS INDOFIRE DI PROVINSI RIAU

Yenni Vetrita, Nanik Suryo Haryani

Abstract


Dalam penelitian ini telah diuji akurasi hotspot MODIS Indofire di Provinsi Riau pada tahun 2011 menggunakan penggabungan 3 metode, yaitu survei lapangan, buffering 2 km dari hotspot, dan deteksi asap secara visual. Nilai akurasi diperoleh sebesar 43%, dengan commission error 53%, dan omission error 4%. Nilai tersebut hampir menyerupai nilai yang diperoleh dari hasil pengujian akurasi hotspot MODIS di wilayah Brazil yang juga merupakan wilayah tropis. Faktor utama penyebab rendahnya nilai tersebut salah satunya diduga dari kabut tebal yang tidak bisa dideteksi oleh algoritma MODIS saat ini, disamping kendala awan, luas kebakaran, maupun faktor waktu lintasan satelit dengan waktu terjadinya kebakaran. Hasil pengujian hotspot masih banyak didukung oleh pengujian secara visual dan buffering. Hasil pengecekan lapangan yang lebih banyak, diharapkan dapat lebih menunjang pengujian akurasi ini, mengingat pengujian visual pun memiliki banyak keterbatasan terutama kendala awan. Kerjasama dengan pemerintah daerah setempat dalam mendapatkan lokasi pemadaman kebakaran hutan/lahan dan luas kebakaran diharapkan dapat mempertajam hasil pengujian akurasi hotspot MODIS Indofire.

Kata Kunci: Validasi Hotspot/titik panas, MODIS Indofire, Kebakaran hutan/lahan

 ABSTRACT

This study is aimed to examine the accuracy of MODIS Indofirehotspots in Riau Province for 2011 using three methods, i.e. the field survey, 2 km hotspot buffering, and visually smoke detection. The accuracy values was43%, with 53% commission error and 4% omission error. This is almost similar to the value obtained from hotspot validation in Brazil which is also a tropical region. We infer that the main factor for the low value is a thick fog that cannot be detected by current MODIS algorithm. Besides that, there are cloud constraints, widespread fires,  and the time factor of satellite trajectory andfire  that become caused factors. The hotspot test results were much supported by visualcheck and buffering methods. more ground checking  is expected to provide better accuracy result since the visual method has limitation, particularly due to cloud constraint. Therefore, a cooperation with local government to obtain fire fighting location in the forest/land fires is expected can improve MODIS hotspotIndofire accuracy.

Keywords: Hotspot Validation, MODIS Indofire, Forest/land fire

Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract view : 330 times
PDF - 453 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2015 JURNAL ILMIAH GEOMATIKA

Geomatika Indexed by:

 

Copyright of Geomatika