PEMANFAATAN CITRA LANDSAT 8 ETM+ UNTUK PEMETAAN POTENSI ZONA MINERALISASI PADA IJIN USAHA PERTAMBANGAN EKSPLORASI PULAU WETAR

Iksal Yanuarsyah, Erwin Hermawan

Abstract


Pemetaan potensi sumber daya geologi pertambangan khususnya potensi mineral perlu dilakukan sebagai awal pengelolaan sumber daya pertambangan. Pemetaan ini perlu dilakukan terutama dalam tahapan eksplorasi pendahuluan, sehingga keberadaan lokasi dari kawasan-kawasan dapat diketahui. Integrasi citra Landsat 8 dan data geologi melalui pemrosesan citra dan SIG telah digunakan untuk pendeteksian area eksplorasi mineral. Penelitian ini berlokasi di Izin Usaha Pertambangan (IUP) Eksplorasi PT. Satria Fajar Intim di Pulau Wetar, Kabupaten Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku. IUP Eksplorasi terbagi menjadi 4 lokasi kajian dan masing-masing dibagi menjadi 2 bagian yaitu Bagian Utara dan Bagian Selatan. Kegiatan penelitian dimulai dari pengumpulan data spasial (peta) dan non spasial (tabular) dari lokasi kajian. Secara spesifik, analisis citra Landsat dilakukan dengan menggunakan Crósta Technique untuk menentukan zona ubahan limonitik dan lempung. Analisis ini mengkaji nilai “eigen vector” dari hasil Principal Component Analysis (PCA) untuk kombinasi band 1, 3, 4, dan 5 (ubahan limonitik) dan kombinasi band 1, 4, 5, dan 7 (ubahan lempung). Tahapan selanjutnya adalah menentukan zona mineralisasi yang dilakukan dengan menggunakan penguatan dari hasil identifikasi kelurusan zona lemah (lineament). Berdasarkan hasil interpretasi citra Landsat dan analisis geologi (regional dan lineament, wilayah eksplorasi ini berprospek Emas (Au) yang terbagi masing-masing dalam 17 zona mineralisasi dengan luas mencapai 2.858,70 ha. Peta zona mineralisasi ini akan sangat membantu pihak IUP Eksplorasi dalam menentukan langkah selanjutnya agar rencana perusahaan dalam melakukan kegiatan eksplorasi detil, lebih terarah dan efisien.
Kata Kunci: Landsat 8, Teknik Crósta, Analisis Komponen Utama, zona mineralisasi

ABSTRACT
Mapping potential geological resources, especially mineral potential, needs to be done because it is the initial of mining resources management. The mapping is important especially during the preliminary stage of exploration in order to identify the location and distribution of the regions. Integration of Landsat 8 ETM+ imageries and geological data through GIS and image processing techniques were used to identify the area on mineral exploration work. This research was located in a Mining Business License (IUP) PT Satria Fajar Intim at Wetar Island, Southwest Maluku Regency, Maluku Province. The exploration area was divided into four study locations, in two different regions - the northern part and the southern part. Analysis of the studies carried out, started from the collection of spatial and non-spatial data from the location of the study. Analysis of Landsat imagery was carried out by using Crósta Technique to determine the limonitics and clays zones. This analysis examines the eigen-vector value of Principal Component Analysis (PCA) for the combination bands 1, 3, 4, and 5 (limonitics) and combination bands 1, 4, 5, and 7 (clays). This process continued by identifying the mineralized zones using the sharpening of weak zone (lineament). Based on Landsat image interpretation supported with geological analysis (regional and lineament), the Exploration IUP area is prospected for Gold (Au) which is divided into 17 individual mineralized zones and covers an area of 2,858.70 ha. The location determination of this mineralized zone will greatly support the IUP Exploration and plays as important consideration so that the company plan can be more focused and efficient, for example in conducting further detailed exploration activities.
Keywords: Landsat 8, Crósta Technique, Principal Component Analysis, mineralization zone


Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract view : 530 times
PDF - 666 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 JURNAL ILMIAH GEOMATIKA

Geomatika Indexed by:

 

Copyright of Geomatika