APPLICATION OF REMOTE SENSING FOR SUSPENDED SEDIMENT MAPPING IN PORONG RIVER

Arisauna M. Pahlevi

Abstract


Porong River is a branch of Brantas river which its downstream is border to Sidoarjo and Pasuruan towns. Since the occurrence of hot mud volcano overflow in Sidoarjo, Porong River has role of draining the sediment into Madura Strait. This paper discusses the concentration of suspended sediment in the Porong River, especially Porong River Estuary, using remote sensing methods. Sedimentation that can be observed by remote sensing method is suspended sediment. The determination of suspended sediment was by changing radians values into reflectance values, then used a variety of algorithms to determine the value of the suspended sediment. The data used in this research was a medium-resolution satellite image data, ASTER image year 2005 to 2008. The algorithm used was developed by Budhiman (2004). The result of data processing and analysis of suspended sediments obtained that suspended sediment in Porong River during the period of 2005 and 2006 were dominated by sediment class 50 - ≤ 100 mg/l, while in 2008 were dominated by class of >200 mg/l.
Keywords: Porong River, suspended sediment, remote sensing, ASTER, Budhiman Algorithm

ABSTRAK
Sungai Porong adalah cabang dari Sungai Brantas yang hilirnya merupakan perbatasan Kabupaten Sidoarjo dan Kota Pasuruan. Sejak terjadinya luapan lumpur panas di Sidoarjo, Sungai Porong memiliki peran menguras sedimen ke Selat Madura. Dalam makalah ini akan dibahas konsentrasi sedimen tersuspensi di Sungai Porong, terutama pada bagian estuari atau muara dari Sungai Porong dengan menggunakan metode penginderaan jauh. Sedimentasi yang dapat diamati dengan metode penginderaan jauh adalah sedimen terlarut atau tersuspensi. Penentuan sedimen tersuspensi dilakukan dengan mengubah nilai radian menjadi nilai reflektansi, kemudian menggunakan berbagai algoritma untuk menentukan nilai dari sedimen tersuspensi. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data citra satelit resolusi menengah, yaitu citra ASTER perekaman tahun 2005 sampai 2008. Adapun algoritma yang digunakan adalah algoritma yang dikembangkan oleh Budhiman (2004). Dari pengolahan data dan analisis sedimen tersuspensi diperoleh bahwa di Sungai Porong pada tahun 2005 dan 2006 didominasi oleh sedimen kelas 50 - ≤ 100 mg/l, sedangkan pada Tahun 2008 didominasi oleh kelas > 200 mg/l.
Kata Kunci: Sungai Porong, sedimen tersuspensi, penginderaan jauh, ASTER, Algoritma Budhiman


Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract view : 178 times
PDF - 228 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 JURNAL ILMIAH GEOMATIKA

Geomatika Indexed by:

 

Copyright of Geomatika