PEMANFAATAN TEKNOLOGI ECHOSOUNDING DAN PENGINDERAAN JAUH UNTUK PEMETAAN PETA LINGKUNGAN PANTAI INDONESIA SKALA 1:10.000

W. Windupranata, R.M. Hitoyo, A. Ikhsani

Abstract


Peta Lingkungan Pantai Indonesia (LPI) adalah peta dasar yang memberikan informasi secara khusus untuk wilayah pesisir. Peta LPI saat ini telah diproduksi untuk skala 1:250.000, 1:50:000, dan 1:25.000. Berdasarkan Undang-Undang No.4 Tahun 2011 mengenai Informasi Geospasial, Peta LPI untuk skala 1:10.000 juga perlu diproduksi untuk perencanaan yang membutuhkan detail yang jelas, namun memiliki area cakupan yang cukup luas, sehingga biaya yang dibutuhkan dalam pembuatannya relatif lebih terjangkau. Paper ini menjelaskan peranan teknologi echosounding dan penginderaan jauh untuk pemetaan Peta LPI 1:10.000 dengan mengacu kepada standar internasional untuk survei hidrografi (S.44 International Hydrographic Organization Ed.5 Tahun 2008) pada orde 1a (untuk pemetaan di daerah pelabuhan atau sepanjang alur pelayaran) atau 1b (untuk pemetaan di luar daerah pelabuhan atau di luar alur pelayaran). Teknologi echosounding dengan ketelitian sekitar 5% dari kedalaman yang diukur menggunakan teknologi multibeam echosounder (MBES) orde 1a dan singlebeam echosounder (SBES) untuk orde 1b harus diterapkan untuk memenuhi standar tersebut. Teknologi echosounding ini harus disertai dengan metode penentuan posisi di laut yang baik dengan ketelitian kurang dari 5 m, sehingga metode penentuan posisi yang tepat adalah GPS Differential baik dengan DGPS (Differential GPS) atau RTK (Real Time Kinematic). Sementara teknologi Penginderaan Jauh dapat digunakan untuk penggambaran garis pantai, interpretasi tutupan lahan pesisir ataupun dasar laut, serta pengukuran kedalaman. Resolusi citra satelit yang tepat untuk digunakan pada Peta LPI 1:10.000 adalah citra satelit dengan resolusi spasial lebih kecil dari 5 m, seperti citra satelit IKONOS, Worldview, GeoEye dan QuickBird.

Kata kunci: LPI, echosounder, citra satelit, standar, IHO.

ABSTRACT

Map of Coastal Indonesia (LPI) is a base map that provides information specifically for coastal areas. LPI current map has been produced to scale 1: 250,000, 1: 50: 000, and 1: 25,000. Under Law No. 4 of 2011 on Geospatial Information, Map LPI to scale 1: 10,000 also need to be produced for detailed planning requires a clear but has a fairly wide area coverage, so that the costs involved in making relatively more affordable. This paper describes the role of technology echosounding and remote sensing for mapping LPI Map 1: 10,000 with reference to international standards for hydrographic surveys (S.44 International Hydrographic Organization Ed.5 2008) in order 1a (for mapping in the port area or along the shipping channel ) or 1b (for mapping outside the port area or outside the shipping channel). Echosounding technology with an accuracy of about 5% of the measured depth using multibeam echosounder technology (MBES) Order 1a and singlebeam echosounder (SBES) to order 1b should be applied to meet these standards. This echosounding technology must be accompanied by positioning methods in sea well with accuracy less than 5 m, so that the method of determining the exact position is good with Differential GPS DGPS (Differential GPS) or RTK (Real Time Kinematic). While remote sensing technology can be used for the delineation of the shoreline, coastal or land cover interpretation of the seabed, as well as depth measurements. Resolution satellite imagery appropriate for use on LPI Map 1: 10,000 is the satellite imagery with a spatial resolution of less than 5 m, such as IKONOS satellite imagery, WorldView, GeoEye and QuickBird.

Keywords: LPI, echosounder, satellite imagery, standard, IHO.

Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract view : 439 times
PDF - 179 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2015 JURNAL ILMIAH GEOMATIKA

Geomatika Indexed by:

 

Copyright of Geomatika