POTENSI PEMANFAATAN TEKNOLOGI DIFFERENTIAL INTERFEROMETRIC SYNTHETIC APERTURE RADAR (D-INSAR) BERBASIS SATELIT UNTUK PEMANTAUAN PENURUNAN MUKA TANAH DI CEKUNGAN BANDUNG

Moh. Fifik Syafiudin, R.S. Chatterjee

Abstract


Among the various space-borne techniques available to-date for measuring ground deformation, Differential Interferometric SAR (D-InSAR) is considered to be the most efficient technique for measuring spatially-continuous ground deformation. In this work, satellite-based D-InSAR technique has been employed to identify the areas affected by land subsidence and to measure precisely the rate of land subsidence in order to prepare a spatially continuous land subsidence map during the 1990s (1994-1995) and 2000s (2004-2008). The precision and feasibility of D-InSAR technique is largely controlled by the quality of InSAR data pairs and wavelength of the SAR signal. In this work, JERS-1 and ALOS PALSAR L-band data, and ENVISAT ASAR C-band data were used for InSAR processing. SRTM 30m resolution DEM of the study area has been used for topographic phase compensation for generating the differential interferograms.

Keywords: Differential SAR Interferometry (D-InSAR), Land subsidence, Piezometry, Groundwater Extraction

 

ABSTRAK

 Diantara berbagai metode pemantauan deformasi permukaan tanah yang ada hingga saat ini, Differential Interferometric SAR (D-InSAR) merupakan metode yang paling efisien untuk pemantauan deformasi permukaan tanah secara kontinyu. Dalam penelitian ini, metode D-InSAR berbasis satelit digunakan untuk mengidentifikasi daerah yang terkena dampak penurunan muka tanah dan untuk mengukur secara teliti besarnya penurunan muka tanah dalam rangka menyiapkan peta penurunan muka tanah secara kontinyu pada periode 1990an (1994-1995) dan 2000an (2004-2008). Ketelitian dan kenampakan visual hasil dari metode D-InSAR sangat ditentukan oleh kualitas dari pasangan citra InSAR dan panjang gelombang sensornya. Dalam penelitian ini, data L-band (JERS-1 dan ALOS PALSAR) dan C-band (ENVISAT ASAR) digunakan untuk pengolahan data InSAR. DEM SRTM dengan resolusi 30 meter digunakan untuk menghilangkan unsur topografi selama proses pengolahan differential interferogram.


Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract view : 339 times
PDF - 54 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2015 JURNAL ILMIAH GEOMATIKA

Geomatika Indexed by:

 

Copyright of Geomatika