ANALISIS KECEPATAN PERGERAKAN STATION GNSS CORS UDIP

Bambang D Yuwono, M. Awaluddin, Widi Hapsari

Abstract


ABSTRAK

Teknologi GNSS berkembang pesat seiring dengan adanya sistem pengadaan titik kontrol dasar modern yang digunakan sebagai referensi untuk penentuan posisi. Sistem tersebut dikenal dengan CORS (Continously Operating Reference System ). Station GNSS CORS juga dikembangkan di Departemen Geodesi Fakultas Teknik UNDIP pada akhir tahun 2012 dengan nama CORS UDIP. Instalasi GNSS CORS UDIP didasarkan pada kebutuhan keperluan survei, model matematis geodesi, dan pemrosesan sinyal digital. Analisis terhadap kecepatan pergerakan stasiun GNSS CORS UDIP perlu dilakukan untuk keperluan tersebut. Tujuan penelitian untuk mendapatkan nilai kecepatan pergerakan station  GNSS CORS UDIP periode 2013 s.d. 2016. Metode yang digunakan adalah pengolahan jaring dengan pengikatan ke 9 stasiun IGS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stasiun GNSS CORS UDIP dalam periode 2013 s.d. 2016 memiliki kecepatan pergerakan 0,08 cm dalam arah east dan 0,36 cm dalam arah north.

Kata kunci: GNSS CORS, kecepatan pergerakan, pemrosesan data digital


ABSTRACT

GNSS technology is growing rapidly along with the procurement system of modern basic control points as a reference for positioning. This system is known as CORS (Continously Operating Reference System). GNSS CORS Station is also developed in the Department of Geodesy Faculty of Engineering UNDIP at the end of 2012. The GNSS CORS Station name is CORS UDIP. Installation of GNSS CORS UDIP is based on survey needs, geodetic mathematical models, and digital signal processing. An analysis of the movement speed of GNSS CORS UDIP stations is necessary for this purpose. Coordinate Sta GNSS UDIP was calculated using network processing method with 9 sta IGS (International GNSS Service) as reference stations. The results of analysis showed that GNSS UDIP in the period of 2013-2016 had velocity rate  0.08 cm in the east and 0.36 cm in the north.

Keywords: GNSS CORS,  velocity rate, digital signal processing



Keywords


CORS, geodetic kontrol, velocity rate

Full Text:

PDF

References


Abidin, H.Z., (2007). Penentuan Posisi dengan GPS dan Aplikasinya, Pradnya Paramita: Jakarta.

Artini, S.R., (2013), Penentuan Koordinat Stasiun GNSS CORS GMU1 Dengan Kombinasi Titik Ikat GPS Global dan Regional, Thesis Teknik Geodesi dan Geomatika, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada.

Bock, Y., Prawirodirdjo, L.,Genrich, J.F., Stevens, C.W., McCaffrey, R., Subarya, C., Puntodewo, SSO., and Calais, E., 2003, Crustal Motion in Indonesia from Global Positioning System Measurements, Journal of Geophysical Research, Vol. 108, No. B8. 2367.

Fahrurrazi, D., 2011. Sistem Acuan Geodetik dari Bigbang Sampai Kerangka Acuan Terestrial, Gadjah Mada University Press, Bulaksumur.Yogyakarta Gleason. S., dan Gebre-Egzibher. D., 2009, GNSS Application and Methods, Artech House. Inc, Boston.

Herring,T.A., King S.W. dan McClussky S.C., (2006), Introduction to

GAMIT/GLOBK, Department of Earth, Atmospheric, and Planetary Science, Massachusetts Institute of Technology.

Isaac dkk., 2007, “Analysis of Data from the GPS Reference Station at AAU using GAMIT”, Master Tesis, Faculty of Engineering and science, Aalborg University, Denmark.

Laksana, I.. (2014). Penentuan Posisi Stasiun GNSS CORS UNDIP pada Tahun 2013 dan 2014 Menggunakan Perangkat Lunak GAMIT, Skripsi Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Diponegoro.

Purba, E.S., (2013) Penentuan Koordinat Definitif Epoch 2013 Stasiun CORS Geodesi UNDIP dengan Menggunakan Perangkat Lunak GAMIT 10.04, Skripsi Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas

Rizos, Chris, 2014, Workshop CORS Universitas Gadjah Mada “CORS and its Applications Past, Present, Future ”, Yogyakarta

Roberts, C., 2009, Continuously Operating Reference Station (CORS) GNSS Networks : A Superior Infrastructure for Precision Agriculture, School of Surveying and Spatial Information System, University of New South Wales.

Taftazani, M.I., 2013. Analisis Geodinamika Lima Stasiun Pasut Pulau Jawa Dengan Data Pengamatan Gps Tiga Epok, Thesis Teknik Geomatika Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada

Wellenhof, B. H.; Lichtenegger, H.; Collins, J. GPS theory and practice. Springer-Verlag and Environment, 1992

Wolf, P. R., & Ghilani, C. D. (1997). Adjustment computations: Statistics and least squares in surveying and GIS. New York: John Wiley & Sons.

Widi, (2016) Penentuan Posisi Stasiun Gnss Cors Undip Epoch 2015 Dan Epoch 2016 Berdasarkan Stasiun Igs Dan Srgi Menggunakan Perangkat Lunak Gamit 10.6. Skripsi Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Diponegoro.

Witchayangkoon, B., 2000, Elements of GPS Precise Point Positioning, Ph.D Disertasi. The University of Maine.

Yuwono, (2014), Pendefinisian Ulang Koordinat Definitif Dan Kecepatan Posisi Stasiun Gnss Cors Undip , FIT ISI 2014, “Peran Surveyor Indonesia Mendukung Pemerintah Baru melalui One Map Policy di Era Globalisasi” ISBN: 978-602-71616-0-3, Bandung, 22 Oktober 2014.

http://bsaisi.com/seminar.html




DOI: http://dx.doi.org/10.24895/JIG.2017.23-1.616

Article Metrics

Abstract view : 439 times
PDF - 175 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 JURNAL ILMIAH GEOMATIKA

Geomatika Indexed by:

 

Copyright of Geomatika