EVALUASI CARA PENGIKATAN KE TITIK TETAP PADA PENENTUAN POSISI DENGAN GNSS

Anindya Sricandra Prasidya, Muhammad Iqbal Taftazani, Wahyu Marta Mutiarasari, Annisa Farida Hayuningsih, Ni Putu Praja Chintya, Rochmad Muryamto

Abstract


Pengikatan ke titik tetap dalam sebuah penentuan posisi dengan GNSS merupakan salah satu faktor yang berpengaruh pada hasil perataan jaring GNSS. Cara pengikatan ke titik tetap masih jarang dikaji, padahal hal ini sering terjadi. Jauhnya lokasi titik tetap dan pendeknya baseline yang disurvei membuat cara pengikatan secara langsung ke titik tetap menghasilkan geometri jaringan yang kurang ideal. Masalah ketelitian yang dihasilkan akibat kasus tersebut dikaji pada penelitian ini. Dua pendekatan cara pengikatan yang dipakai dalam studi ini yakni skema-1 dan skema-2. Skema-1 adalah pengikatan langsung dari dua titik tetap (KPG2 dan BTL2) ke titik uji (PM1, PM2, PM3, dan PM4), sedangkan skema-2 adalah cara pengikatan beranting dari titik KPG2 dan BTL2 ke titik perantara dekat lokasi (PABU) yang dipakai untuk mengikat titik-titik uji. Titik uji diamat selama 30 menit dan titik PABU diamati selama 3 jam menggunakan pengamatan GNSS diferensial statik. Berdasarkan analisis, diketahui bahwa dengan asumsi titik PABU fixed dan perambatan kesalahannya pada koordinat akhir tidak diperhitungkan, skema-2 memiliki ketelitian koordinat yang lebih tinggi (2,5 mm sampai dengan 8,3 mm) dibandingkan skema-1 (24,9 mm s.d. 67,9 mm). Nilai koordinat dari dua skema tersebut berbeda secara statistik (rentang kepercayaan = 95%) hanya pada komponen easting-nya sedangkan komponen northing dan height-nya tidak demikian. Ketelitian antara kedua skema pun berbeda secara statistik pada semua komponen koordinat. Dengan demikian, pada kasus ini, cara pengikatan beranting menghasilkan ketelitian koordinat yang lebih tinggi dibandingkan pengikatan langsung.


Keywords


Titik ikat; GNSS; perataan jaring; simpangan baku

Full Text:

PDF

References


Abidin, H. Z. (2007). Penentuan Posisi dengan GPS dan Aplikasinya. Jakarta: Pradnya Paramita.

Abidin, H. Z., Jones, A., & Kahar, J. (2016). Survei dengan GPS. Bandung: ITB Press.

Abidin, H. Z., & Mugiarto, F. T. (2000). Pengaruh Geometri Jaringan Terhadap Ketelitian Survey GPS. Jurnal Surveying dan Geodesi, 10(January 2000). https://doi.org/10.13140/RG.2.2.21707.69923

Artini, S. R. (2014). Penggunaan Titik Ikat GPS Regional dalam Pendefinisian Stasiun Aktif GMU1 yang Diikatkan pada ITRF 2008. PILAR Jurnal Teknik Sipil, 10(2), 124–131.

Badan Standardisasi Nasional. (2002). Standar Nasional Indonesia (SNI) Jaring Kontrol Horizontal. Indonesia.

El-Rabbany, A. (2002). Introduction to GPS : The Global Positioning System. London: Artech House, Inc.

Ghilani, C. D., & Wolf, P. R. (2006). Adjustment Computations: Spatial Data Analysis, Fourth Edition (Fourth Edi). Hoboken, New Jersey: John Wiley & Sons, Inc.

Ikbal, M. C., Yuwono, B. D., & Amarrohman, F. J. (2017). Analisis Strategi Pengolahan Baseline GPS Berdasarkan Jumlah Titik Ikat dan Variasi Waktu Pengamatan. Jurnal Geodesi UNDIP, 6(1), 228–237.

Nugroho, A., & Suntoko, H. (2011). The Effect of Time Duration in the Network and Radial Method Toward the Accuracy in Measuring the Deformation At Muria. Jurnal Pengembangan Energi Nuklir, 13(2), 92–101.

RICS. (2010). Guidelines For the Use of GNSS in Surveying and Mapping (2nd Editio). Coventry: Royal Institute of Chartered Surveyors (RICS).

Rizos, C. (1997). Principles and Practice of GPS Surveying. Sidney: The School of Geomatic Engineering, The University of New South Wales.

Rudianto, B., & Izman, Y. (2011). Analisis Komparatif Ketelitian Posisi Titik Hasil Pengukuran Dari Satelit GPS dan Satelit GLONASS. Malang.

Rudianto, B., & Yuhanafia, N. (2013). Pengaruh Penambahan Jumlah Titik Ikat terhadap Peningkatan Ketelitian Posisi Titik pada Survei GPS. REKA GEOMATIKA, Jurnal Online Institut Teknologi Nasional, 1(2), 80–89. https://doi.org/10.1029/92GL02549

Ulinnuha, H. (2015). Analisis Deformasi Aspek Geometrik Segmen Mentawai Akibat Gempa Tektonik 10 Juli 2013. Universitas Gadjah Mada.

Wells, D. E., Beck, N., Delikaraoglou, D., Kleusberg, A., Krakiwsky, E. J., Lachapelle, G., … Vanicek., P. (1986). Guide to GPS Positioning. Fredericton, New Brunswick, Canada: Canadian GPS Associates.




DOI: http://dx.doi.org/10.24895/JIG.2019.25-2.881

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 GEOMATIKA

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Geomatika Indexed by:

 

Copyright of Geomatika