PEMODELAN INUNDASI DAN WAKTU TIBA TSUNAMI DI KOTA BITUNG, SULAWESI UTARA BERDASARKAN SKENARIO GEMPABUMI LAUT MALUKU

Sesar Prabu Dwi Sriyanto, Nurfitriani Nurfitriani, Muhammad Zulkifli, Sandy Nur Eko Wibowo

Abstract


Kota Bitung sebagai salah satu kawasan strategis dan pusat perekonomian di Sulawesi Utara, berpotensi terdampak oleh bencana tsunami karena berada di pesisir Laut Maluku yang bisa menjadi lokasi pusat gempabumi besar pemicu tsunami. Untuk mengetahui potensi area terdampak dan waktu tiba tsunami di wilayah Bitung, dilakukan pemodelan penjalaran tsunami dengan skenario gempabumi Mw 7,9 dengan episenter di Laut Maluku menggunakan perangkat lunak TUNAMI-N2 (Tohoku University’s Numerical Analysis Model Investigation of Tsunami No 2). Data yang digunakan berupa parameter skenario gempabumi pembangkit dan data elevasi. Data elevasi terdiri dari data topografi primer hasil pengukuran lapangan menggunakan altimeter digital dan data sekunder berupa data batimetri dari GEBCO (General Bathymetric Chart of The Ocean) dan data topografi daratan SRTM (Shuttle Radar Topographic Mission) dari USGS (United States Geological Survey). Hasil pemodelan menunjukkan bahwa tsunami pertama kali mencapai di wilayah Bitung tepatnya di pantai timur Pulau Lembeh pada detik ke-520 setelah gempabumi. Ketinggian maksimum tsunami bisa mencapai 7,625 meter, sedangkan inundasi terjauh dan potensi area tergenang masing-masing mencapai 750 meter dan 2,1 km2. Lokasi dengan tingkat bahaya tertinggi ada di sebelah barat Pelabuhan Bitung karena topografi yang landai dan berhadapan dengan perairan yang berbentuk teluk sehingga terjadi amplifikasi gelombang. Pantai yang berbentuk teluk ini juga menyebabkan gelombang tertinggi terjadi pada gelombang yang kedua.


Keywords


pemodelan tsunami, TUNAMI-N2, waktu tiba tsunami, inundasi

Full Text:

PDF

References


Aeda, S. A., Saputro, S., & Subardjo, P. (2017). Simulasi Penjalaran dan Penentuan Run-Up Gelombang Tsunami di Teluk Pangandaran, Jawa Barat. Jurnal Oseanografi, 6(1), 254–262.

Basith, A., Kongko, W., & Oktaviani, N. (2012). Pemodelan Spasial Landaan Tsunami Menggunakan Variasi Lokasi Sumber dan Magnitud Gempa Studi Kasus Kota Padang. In Conference on Geospatial Science and Engineering. Yogyakarta.

BODC. (2018). GEBCO gridded bathymetry data. Retrieved April 5, 2018, from https://www.gebco.net/data_and_products/gridded_bathymetry_data/

Bryant, E. (2008). Tsunami: The Underrated Hazard. Springer Berlin Heidelberg.

Ekström, G., Nettles, M., & Dziewonski, A. M. (2012). The global CMT project 2004-2010: Centroid-moment tensors for 13,017 earthquakes. Physics of the Earth and Planetary Interiors, 1–9. https://doi.org/10.1016/j.pepi.2012.04.002

Gusman, A. R., Nugraha, A. D., & Shiddiqi, H. A. (2017). Hypocenter relocations and tsunami simulation for the 15 November 2014 Northern Molucca Sea earthquake in Indonesia. Jurnal Geofisika, 15(1).

Imamura, F., Yalciner, A. C., & Ozyurt, G. (2006). Tsunami Modelling Manual (TUNAMI model) (3.1). Retrieved from http://www.tsunami.civil.tohoku.ac.jp/hokusai3/J/projects/manual-ver-3.1.pdf

Lee, H. S., Shimoyama, T., & Popinet, S. (2015). Impacts of tides on tsunami propagation due to potential Nankai Trough earthquakes in the Seto Inland Sea, Japan. Journal of Geophysical Research : Oceans, 120, 6865–6883. https://doi.org/10.1002/2015JC010995

Mardiatno, D. (2013). A proposal for tsunami mitigation by using coastal vegetations: Some finding from southern coastal area of Central Java, Indonesia. Journal of Natural Resources and Development, 3, 85–95.

Muqoddas, M. M. (2018). Pengaruh kekasaran Manning terhadap pemodelan inundasi di Cilacap. Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika.

NOAA. (2018). National Geophysical Data Center / World Data Service (NGDC/WDS): Global Historical Tsunami Database. Retrieved April 8, 2018, from https://www.ngdc.noaa.gov/nndc/struts/form?t=101650&s=167&d=166

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. (2014). Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2014-2034. Indonesia.

PUSGEN. (2017). Peta sumber dan bahaya gempa Indonesia tahun 2017. (M. Irsyam, S. Widiyantoro, D. H. Natawidjaja, I. Meilano, A. Rudyanto, S. Hidayati, … S. Sunarjito, Eds.) (1st ed.). Bandung: Puslitbang Perumahan dan Permukiman, Balitbang Kementerian PUPR.

Republik Indonesia. (2014). Kawasan Ekonomi Khusus Bitung. Indonesia.

Setyana, B., & Setiadi, A. (2011). Model struktur subduksi kerak di perairan Laut Maluku dan vulkanisme berdasarkan analisis gaya berat dan kegempaan. Jurnal Geologi Dan Sumberdaya Mineral, 21(4), 213–223. Retrieved from http://jgsm.geologi.esdm.go.id/index.php/JGSM/article/view/148/144

Shiddiqi, H. A., Widiyantoro, S., Nugraha, A. D., Ramdhan, M., Wiyono, S. H., & Wandono, W. (2016). Analysis of Mw 7.2 2014 Molucca Sea earthquake and its aftershocks. In AIP Conference Proceedings (Vol. 1730, p. 20010). https://doi.org/10.1063/1.4947378

Sugianto, D., Nurjaya, I. W., Natih, N. M., & Pandoe, W. W. (2017). Potensi rendaman tsunami di wilayah Lebak Banten. Jurnal Kelautan Nasional, 12(1), 9–18.

Suppasri, A., Leelawat, N., Latcharote, P., Roeber, V., Yamashita, K., Hayashi, A., … Imamura, F. (2017). The 2016 Fukushima earthquake and tsunami: Local tsunami behavior and recommendations for tsunami disaster risk reduction. International Journal of Disaster Risk Reduction, 21, 323–330. https://doi.org/10.1016/j.ijdrr.2016.12.016

Te Chow, V. (1959). Open-channel hydraulics. New York: McGraw-Hill Book Company, Inc.

USGS. (2018a). Earthquake catalog. Retrieved April 7, 2018, from https://earthquake.usgs.gov/earthquakes/search/

USGS. (2018b). The Shuttle Radar Topography Mission (SRTM) data. Retrieved April 5, 2018, from https://earthexplorer.usgs.gov/

Wells, D. L., & Coppersmith, K. J. (1994). New Empirical Relationships among Magnitude, Rupture Length, Rupture Width, Rupture Area, and Surface Displacement. Bulletin of the Seismological Society of America, 84(4), 974–1002.

Yudhicara, Y., Robiana, R., & Priambodo, I. C. (2014). The Influence of Coastal Conditions to Tsunami Inundation of Bima Bay, West Nusa Tenggara. Bulletin of the Marine Geology, 29(1), 29–42. Retrieved from http://ejournal.mgi.esdm.go.id/index.php/bomg/article/view/63/64




DOI: http://dx.doi.org/10.24895/JIG.2019.25-1.959

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 GEOMATIKA

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Geomatika Indexed by:

 

Copyright of Geomatika