IDENTIFIKASI ARAH SEBARAN DAN KETINGGIAN ERUPSI GUNUNG BERAPI MENGGUNAKAN CITRA RADAR CUACA

Nayla Alvina Rahma, Aprizal Verdyansyah, Muhammad Zakky Faza, Imma Redha Nugraheni, Gumilang Deranadyan

Abstract


Erupsi vulkanik pada waktu yang lama dapat membahayakan keselamatan masyarakat dan aktivitas penerbangan. Radar cuaca dapat dimanfaatkan untuk monitoring dan identifikasi sebaran debu vulkanik secara real time. Penelitian ini memanfaatkan radar Gematronik dengan produk yang digunakan antara lain: CMAX, VCUT, dan CAPPI sehingga dapat menganalisis debu vulkanik yang dihasilkan oleh erupsi gunung berapi. Dalam kasus kejadian erupsi Gunung Agung tanggal 28 Juni 2018 didapatkan nilai reflektivitas maksimum mencapai 30-35 dBZ, sedangkan pada produk VCUT didapatkan ketinggian kolom debu vulkanik mencapai 7.5 km. Jenis material erupsi dapat diketahui dengan produk VCUT. Produk CAPPI V yang telah ditentukan batasnya yaitu 3 km, 5 km, dan 7 km menggambarkan arah gerakan debu vulkanik berdasarkan lapisannya. Arah sebaran debu vulkanik dominan ke barat dan barat daya. Dilihat secara horizontal maupun vertikal, debu vulkanik mempunyai karakteristik yang khas yaitu nilai echo reflektivitas menurun seiring menjauhi pusat erupsi.


Keywords


Radar gematronik; CMAX; VCUT; CAPPI; debu vulkanik

Full Text:

PDF

References


BMKG. (2011). Pedoman Operasional Pengolahan Satelit Cuaca. Jakarta: Pusat Meteorologi Publik Deputi Bidang Meteorologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika.

BOM. (2018). Darwin Volcanic Ash Advisory Centre. Bureau of Meteorology. Retrieved from http://www.bom.gov.au/info/vaac/.

Condie, K. C. (1997). Plate Tectonics and Crustal Evolution (4th Oxford). https://doi.org/https://doi.org/10.1016/B978-075063386-4/50000-8

Hall, R. (2002). Cenozoic geological and plate tectonic evolution of SE Asia and the SW Pacific: Computer-based reconstructions, model and animations. Journal of Asian Earth Sciences, 20(4), 353–431. https://doi.org/10.1016/S1367-9120(01)00069-4

Heriwaseso, A. (2009). Model Prakiraan Penyebaran Dan Ketebalan Abu Vulkanik Akibat Letusan Gunungapi, (Studi Kasus Di G. Galunggung, G. Merapi Dan G. Tambora). Jurnal Vulkanologi Dan Bencana Geologi, 4(3), 1–9.

Marzano, F. S., Barbieri, S., Ferrauto, G., Vulpiani, G., & Rose, W. I. (2006). Can we use weather radar to retrieve volcanic ash eruption clouds? A model and experimental analysis. Proceedings of ERAD 2006, 1–4.

Pratomo, I. (2014). Klasifikasi gunung api aktif Indonesia, studi kasus dari beberapa letusan gunung api dalam sejarah. Indonesian Journal on Geoscience, 1(4), 209–227. https://doi.org/10.17014/ijog.vol1no4.20065

Prima, E. C., Eliyawati, Halimatul, S. H., Nugraha, I., & Rusyati, L. (2018). Pendalaman Materi Bumi, Mitigasi Bencana, Antariksa, Pemanasan Global, dan Teknologi Ramah Lingkungan. Direktorat Pembelajaran, Dit Belmawa, Kemenristekdikti RI.

Satriyabawa, I. K. M., & Wardoyo, E. (2016). Identifikasi Debu Vulkanik dan Ketingian Erupsi Menggunakan Citra Radar Sebagai Data Input Model Hysplit (Studi Kasus Letusan Gunung Sangeang Api Tanggal 30 Mei 2014). Jurnal Meteorologi Klimatologi Dan Geofisika.

SELEX Sistemi Integrati. (2009). Instruction Manual Rainbow® 5 – Products & Algorithms. In SELEX Sistemi Integrati GmbH.

Setyawan, T., & Putri, R. J. A. (2018). Penggunaan Radar Cuaca untuk Mengidentifikasi Sebaran Debu Vulkanik (Studi Kasus Letusan Gunung Sinabung 10 Januari 2014). Prosiding PIT Ke-5 Riset Kebencanaan IABI., 500–513.

Ummah, K., Darmawan, D., & Nugroho, B. W. (2018). Interpretasi Bawah Permukaan Daerah Manifestasi Panas Bumi Tinatar-Karangrejo Kabupaten Pacitan Berdasarkan Pemodelan 3D Metode Geomagnet. Jurnal Pendidikan Matematika Dan Sains, 451–458.

Wardoyo, E. (2013). Detecting Volcanic Ash with C-Band Weather Radar (Case Study Eruption of Mount Lokon December 6, 2012). 1st Asian Conference on Radar Meteorology,Jeju Island, South Korea.

Wardoyo, E. (2015a). Radar Meteorologi.

Wardoyo, E. (2015b). The Capability of Single Polarization C-Band Radar to detect Volcanic Ash (some cases of Volcanic Eruption in Indonesia). 37th Conference on Radar Meteorology, Oklahoma, U.S., 2015.




DOI: http://dx.doi.org/10.24895/JIG.2020.26-2.981

Article Metrics

Abstract view : 366 times
PDF - 138 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 GEOMATIKA

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Geomatika Indexed by:

 

Copyright of Geomatika