PEMANTAUAN SEDIMENTASI MENGGUNAKAN DATA BATIMETRI HIGH FRECUENCY DI PERAIRAN SAYUNG, DEMAK-JAWA TENGAH

Koko Ondara, Guntur Adhi Rahmawan

Abstract


Kecamatan Sayung merupakan wilayah terabrasi di Kabupaten Demak yang terkena dampak paling parah dari kenaikan muka air laut di kawasan Pantai Utara Jawa. Perencanaan untuk pembuatan struktur pelindung pantai kawasan pesisir Sayung, Demak, Jawa Tengah sebagai salah satu solusi dalam mengendalikan dampak abrasi yang terjadi memerlukan penelitian batimetri (kedalaman perairan laut) untuk memantau besarnya sedimentasi yang ada di perairan laut tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kedalaman perairan, volume sedimen, kemiringan topografi dasar perairan serta ketebalan sedimen dasar perairan. Penelitian ini dilakukan pada tahun 2016 dan tahun 2018. Data batimetri diperoleh dengan pengukuran langsung di lapangan pada tahun 2016 dan 2018. Data tersebut diperoleh menggunakan echosounder dual frekuensi. Kemudian data tersebut dikoreksi terhadap pasut lalu dihitung tebal sedimen yang diperoleh menggunakan pemodelan numerik. Hasil analisis proses sedimentasi yang terjadi di dasar perairan menunjukkan adanya penambahan ketebalan sedimen sebesar 0.32 m dengan pertambahan volume sedimen sebesar 1.181.731,38 m3.


Keywords


Sedimentasi; transport sedimen; Demak; erosi; banjir rob

Full Text:

PDF

References


Bohoyo, F., Larter, R. D., Galindo-Zaldívar, J., Leat, P. T., Maldonado, A., Tate, A. J., ... & Kim, Y. D. (2019). Morphological and geological features of Drake Passage, Antarctica, from a new digital bathymetric model. Journal of Maps, 15(2), 49-59. https://doi.org/10.1080/17445647.2018.1543618

Diposaptono, S., & Budiman (Ir.). (2008). Hidup akrab dengan gempa dan tsunami. Penerbit Buku Ilmiah Populer..

Gemilang, W. A., Wisha, U. J., & Rahmawan, G. A. (2017). Distribusi sedimen dasar sebagai identifikasi erosi pantai di Kecamatan Brebes menggunakan analisis granulometri. Jurnal Kelautan: Indonesian Journal of Marine Science and Technology, 10(1), 54-66. https://doi.org/10.21107/jk.v10i1.2156

Hoefel, F., & Elgar, S. (2003). Wave-induced sediment transport and sandbar migration. Science, 299(5614), 1885-1887. https://doi.org/10.1126/science.1081448

Johnson, J. W. (1956). Dynamics of nearshore sediment movement. AAPG Bulletin, 40(9), 2211-2232. .

Musrifin, M. (2011). Analisis Pasang Surut Perairan Muara Sungai Mesjid Dumai. Jurnal Perikanan dan Kelautan, 16(01), 296047.

Ondara, K., & Husrin, S. (2018). Characteristics of Breaking Waves and Analysis of Sediment Transport in Teluk Kendari. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis, 9(2), 585-596.. https://doi.org/10.29244/jitkt.v9i2.19293

Ondara, K., & Wisha, U. J. (2016). Simulasi Numerik Gelombang (Spectral Waves) dan Bencana Rob Menggunakan Flexible Mesh dan Data Elevation Model Di Perairan Kecamatan Sayung, Demak. Jurnal Kelautan: Indonesian Journal of Marine Science and Technology, 9(2), 164-174. . https://doi.org/10.21107/jk.v9i2.1694

Ongkosongo, O. S. (1989). Pasang Surut. Jakarta: Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia.

Rahmawan, G. A., Wisha, U. J., & Husrin, S. (2017). Analisis batimetri dan pasang surut di muara sungai kampar: pembangkit penjalaran gelombang pasang surut undular bore (bono). GEOMATIKA, 22(2), 57-64.. https://doi.org/10.24895/jig.2016.22-2.573

Satriadi, A. (2012). Studi Batimetri dan Jenis Sedimen Dasar Laut di Perairan Marina, Semarang, Jawa Tengah. Buletin Oseanografi Marina, 1(5), 53-62.

Schoonees, J. S., & Theron, A. K. (1995). Evaluation of 10 cross-shore sediment transport/morphological models. Coastal Engineering, 25(1-2), 1-41. . https://doi.org/https://doi.org/10.1016/0378-3839(94)00040-5

Siregar, V. P., & Selamat, M. B. (2009). Intepolator Dalam Pembuatan Kontur Peta Batimetri. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis, 1(1). https://doi.org/10.28930/jitkt.v1i1.7937

Supriharyono. (2000). Pelestarian dan pengelolaan sumber daya alam di wilayah pesisir tropis. Gramedia Pustaka Utama.

Triatmodjo, B. (1999). Teknik pantai. Beta Offset, Yogyakarta, 397.

Wisha, U. J., & Heriati, A. (2016). Bathymetry and Hydrodynamics in Pare Bay Waters During Transitional Seasons (SeptemberOctober). Omni-Akuatika, 12(2).https://doi.org/10.20884/1.oa.2016.12.2.98




DOI: http://dx.doi.org/10.24895/JIG.2020.26-1.987

Article Metrics

Abstract view : 234 times
PDF - 175 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 GEOMATIKA

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Geomatika Indexed by:

 

Copyright of Geomatika