DETEKSI PERUBAHAN GARIS PANTAI MENGGUNAKAN METODE BILKO DI PESISIR KABUPATEN BANTUL, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

Iva Kusniawati, Mega Dharma Putra

Sari


Deteksi perubahan garis pantai di Pesisir Kabupaten Bantul diamati selama lima tahun, yaitu dari tahun 2013–2017 menggunakan citra satelit Landsat 8 tahun 2013, 2015, dan 2017. Kepesisiran Bantul memiliki karakteristik pantai berpasir dengan kemiringan lereng rata-rata landai, sehingga bibir pantai mengalami hantaman gelombang dan arus secara langsung yang terjadi secara terus menerus. Hal ini dapat menyebabkan berubahnya garis pantai. Banyak metode yang digunakan untuk mendeteksi dan menangani perubahan garis pantai, salah satunya adalah dengan penginderaan jauh. Perubahan garis pantai akibat akresi dan atau abrasi dapat dideteksi dan dipantau dengan teknologi penginderaan jauh secara multitemporal dengan mengaplikasikan metode BILKO, sehingga terlihat dengan jelas visualisasi antara daratan dan lautan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan luasan yang tergerus akibat abrasi dan akresi serta daerah yang mengalami abrasi dan akresi terbesar. Dari hasil pengamatan yang dilakukan, terjadi perubahan garis pantai di Pesisir Kabupaten Bantul. Hal ini dipekuat dengan adanya perubahan garis pantai pada beberapa sample titik yang dipilih. Perubahan garis pantai itu disebabkan oleh abrasi dan akresi. Dari tahun 2013–2017, abrasi terbesar terjadi di Kecamatan Kretek, tepatnya di daerah Pantai Parangkusumo sebesar 164,14 meter. Akresi terbesar terjadi di Kecamatan Kretek, tepatnya di daerah Pantai Depok sebesar 161,11 meter.


Referensi


BPKP, 2018. Profil Kabupaten Bantul. www.bpkp.go.id/diy/konten/836/Profil-Kabupaten-Bantul. Diakses pada tanggal 13 Juli 2018.

Cahyani, dkk. 2012. Deteksi Perubahan Garis Pantai dengan Metode BILKO dan AGSO. Jurnal Teknik Geodesi: Universitas Diponegoro

DKP, 2013. Data Kelautan, Pesisir, dan Pulau-pulau Kecil. Yogyakarta: Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul.

Maulana, 2017. Analisis Pengaruh Perubahan Garis Pantai Terhadap Batas Pengelolaan Wilayah Laut Provinsi Jawa Timur Dan Provinsi Bali Di Selat Bali. Jurnal Teknik Geodesi: Universitas Diponegoro.


Article Metrics

Sari view : 8 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.